Telerobotika mengendalikan robot melalui jaringan komunikasi. Operator dan robot berada di tempat yang berbeda. Sambungannya bisa berupa kabel, radio, atau internet. Telerobotika memperluas teleoperasi ke jarak jauh dan kendali bersama. Inilah cara seorang ahli bedah di New York dapat mengoperasi pasien di kota lain. Inilah cara seorang ilmuwan di California dapat mengendalikan robot penjelajah di Antartika.
Bidang ini berkembang dari penelitian ruang angkasa dan nuklir. NASA mengembangkan sistem telerobotik untuk perbaikan satelit. Industri nuklir menggunakannya untuk menangani material radioaktif. Saat ini, telerobotik digunakan dalam perawatan kesehatan, pertambangan, pertanian, dan pendidikan. Sebuah ekskavator yang dikendalikan dari jarak jauh dapat bekerja di lokasi berbahaya sementara operator duduk di kabin yang aman bermil-mil jauhnya.
Pertimbangan telerobotika
- Latensi jaringan: penundaan mengganggu kontrol.
- Kehilangan paket: data yang hilang menyebabkan gerakan tersentak-sentak.
- Keamanan: tautan kendali jarak jauh dapat diretas.
- Kontrol bersama: robot dan manusia membagi tugas.
- Antarmuka pengguna: membuat pengoperasian jarak jauh menjadi intuitif.
Internet tidak dirancang untuk kontrol waktu nyata. Latensi bervariasi. Paket tiba tidak berurutan. Hal itu membuat telerobotika presisi tinggi melalui internet menjadi sulit. Beberapa sistem menggunakan tampilan prediktif, yang menunjukkan kepada operator di mana robot akan berada, bukan di mana robot berada sebelumnya. Sistem lain menggunakan kontrol bersama, di mana robot menangani tugas-tugas tingkat rendah dan manusia menangani keputusan tingkat tinggi. Sebuah ekskavator jarak jauh mungkin menangani peredaman lengan secara otomatis sementara operator mengendalikan ember. Telerobotika bukan hanya teleoperasi jarak jauh. Ini adalah masalah desain: bagaimana membagi pekerjaan antara manusia dan mesin ketika mereka berada jauh terpisah. Jawabannya bergantung pada tugas, jaringan, dan konsekuensi kegagalan.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment