Karang adalah invertebrata laut kolonial yang berkerabat dengan anemon laut dan ubur-ubur. Sebagian besar spesies pembentuk terumbu karang mengeluarkan kerangka kalsium karbonat yang terakumulasi seiring waktu menjadi struktur masif. Alga fotosintetik kecil yang disebut zooxanthellae hidup di dalam jaringan karang dan menyediakan sebagian besar kebutuhan energi inang sebagai imbalan atas nutrisi dan perlindungan.
Kemitraan ini memungkinkan terumbu karang untuk berkembang di perairan tropis yang jernih dan miskin nutrisi. Ketika tertekan oleh panas, polusi, atau faktor lain, terumbu karang dapat mengeluarkan alga dan mengalami pemutihan. Pemutihan yang berkepanjangan seringkali menyebabkan kematian. Terumbu karang juga menangkap plankton dengan tentakelnya, yang menyediakan sumber makanan sekunder.
Koloni karang individu dapat hidup selama berabad-abad, dan terumbu karang yang mereka bangun mendukung keanekaragaman hayati yang luar biasa. Di luar nilai ekologisnya, karang menyediakan perlindungan pantai, pendapatan pariwisata, dan habitat perikanan. Sensitivitasnya terhadap suhu dan kimia menjadikannya indikator penting perubahan laut.
- Invertebrata kolonial yang membangun kerangka kalsium karbonat.
- Alga simbion inang untuk nutrisi
- Dasar ekosistem terumbu karang tropis
- Sangat sensitif terhadap pemanasan dan pengasaman
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment