Kalkulus menangani masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh aljabar: seberapa cepat sesuatu berubah, dan seberapa banyak yang terakumulasi. Kalkulus memiliki dua cabang utama. Kalkulus diferensial mempelajari laju perubahan—kecepatan, kemiringan, pertumbuhan. Kalkulus integral mempelajari akumulasi—luas, volume, jarak total.
Newton dan Leibniz mengembangkan bidang ini secara independen pada abad ketujuh belas. Newton menggunakannya untuk fisika dan astronomi; Leibniz merancang notasi yang masih kita gunakan hingga sekarang, seperti dy/dx dan tanda integral. Karya mereka dibangun berdasarkan gagasan dari Archimedes, Descartes, dan Fermat.
Teorema fundamental kalkulus menghubungkan dua cabang: diferensiasi dan integrasi adalah operasi invers. Hubungan ini memungkinkan penyelesaian berbagai macam masalah dalam fisika, teknik, ekonomi, dan biologi. Kalkulus menggambarkan orbit planet, pertumbuhan penduduk, rangkaian listrik, dan penyebaran penyakit. Kalkulus tetap menjadi salah satu bidang matematika yang paling ampuh dan banyak diterapkan.
- Mempelajari perubahan dan akumulasi yang berkelanjutan.
- Ada dua cabang: diferensial dan integral.
- Dikembangkan oleh Newton dan Leibniz
- Teorema fundamental menghubungkan diferensiasi dan integrasi
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment