Depresi adalah penurunan aktivitas ekonomi yang parah dan berkepanjangan. Depresi lebih buruk daripada resesi. Resesi umum terjadi dan biasanya berlangsung selama beberapa bulan. Depresi berlangsung bertahun-tahun dan menyebabkan penderitaan yang meluas. Depresi Besar tahun 1930-an adalah contoh klasiknya. Tingkat pengangguran mencapai 25 persen di AS. Bank-bank bangkrut. Ladang-ladang disita.
Apa yang membedakan depresi ekonomi? Kedalaman, durasi, dan penyebarannya. Produksi turun tajam. Deflasi sering terjadi. Pasar kredit membeku. Perdagangan internasional runtuh. Pemerintah mungkin lambat merespons, dan kesalahan mereka dapat memperburuk keadaan. Tarif Smoot-Hawley, misalnya, meningkatkan hambatan perdagangan dan memperdalam kemerosotan global.
Depresi ekonomi jarang terjadi. Krisis keuangan tahun 2008 disebut Resesi Besar, bukan depresi, sebagian karena respons kebijakan mencegah keruntuhan total. Namun, risikonya tetap ada. Para ekonom mempelajari depresi untuk memahami cara menghindarinya dan cara keluar dari krisis jika sudah dimulai.
Ciri-ciri depresi
- Penurunan tajam PDB
- Tingkat pengangguran sangat tinggi
- Deflasi atau penurunan harga
- Kegagalan bank dan pembekuan kredit
- Durasi panjang, seringkali bertahun-tahun
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment