Asam memiliki rasa asam. Jus lemon, cuka, dan asam lambung semuanya memiliki rasa tajam yang sama. Kata ini berasal dari bahasa Latin acidus, yang berarti asam. Tetapi rasa bukanlah cara yang tepat untuk mendefinisikan suatu kelas kimia. Para ahli kimia mendefinisikan asam berdasarkan apa yang dilakukannya: ia mendonasikan proton (ion hidrogen) ke zat lain, atau ia menerima sepasang elektron untuk membentuk ikatan. Definisi pertama berasal dari Brønsted dan Lowry, yang kedua dari Lewis.
Dalam air, asam melepaskan ion hidrogen, yang bergabung dengan molekul air membentuk ion hidronium. Semakin banyak ion hidronium dalam larutan, semakin rendah pH dan semakin kuat asamnya. Asam klorida terdisosiasi sepenuhnya dalam air, menjadikannya asam kuat. Asam asetat, bahan aktif dalam cuka, hanya terdisosiasi sebagian, menjadikannya asam lemah. Kekuatan dan konsentrasi adalah hal yang berbeda. Asam lemah dapat dikonsentrasikan; asam kuat dapat diencerkan.
Asam bereaksi dengan basa membentuk garam dan air. Asam bereaksi dengan logam menghasilkan gas hidrogen. Asam mengikis material, itulah sebabnya asam industri disimpan dalam wadah kaca atau plastik khusus. Asam juga mengkatalisis reaksi, melarutkan mineral, dan mencerna makanan. Lambung manusia mempertahankan pH 1,5 hingga 3,5, cukup kuat untuk melarutkan logam, namun lapisan lambung melindungi dirinya dengan lapisan lendir.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment