Domba termasuk hewan pertama yang dijinakkan, sekitar 10.000 tahun yang lalu di Bulan Sabit Subur. Mereka dipelihara untuk daging, susu, dan kulit sebelum wol menjadi produk utama. Selama berabad-abad, wol merupakan salah satu komoditas terpenting di Eropa, dan domba membentuk lanskap dari perbukitan Inggris hingga dataran tinggi Spanyol.
Saat ini, domba dipelihara di setiap benua kecuali Antartika. Cina, Australia, India, dan Iran memiliki populasi domba terbesar. Jenis domba dikelompokkan berdasarkan tujuan: wol halus (Merino), wol panjang (Romney, Lincoln), daging (Suffolk, Hampshire), dan jenis dwiguna. Beberapa jenis domba dipelihara untuk diambil susunya, terutama di Mediterania dan Timur Tengah.
Mengapa domba tetap bermanfaat?
- Mereka merumput di lahan yang terlalu terjal atau tandus untuk ternak.
- Mereka menghasilkan wol, daging, dan susu.
- Mereka mengendalikan gulma dan semak belukar di kebun buah dan kebun anggur.
- Mereka sangat cocok dalam sistem penggembalaan bergilir.
Domba juga rentan. Predator, parasit, dan penyakit kuku busuk merupakan masalah yang terus-menerus muncul, dan masa melahirkan anak domba adalah periode yang menuntut. Ukuran kawanan bervariasi dari beberapa ekor hewan di lahan pertanian kecil hingga puluhan ribu di peternakan Australia.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment