Bajak adalah salah satu alat pertanian tertua yang masih digunakan. Fungsinya sederhana: memotong tanah, mengangkatnya, dan membalikkannya. Hal itu mengubur gulma dan sisa tanaman, melonggarkan tanah yang padat, dan menyiapkan lahan tanam.
Bajak awal berupa tongkat kayu yang ditarik oleh manusia atau lembu. Bajak besi muncul di Tiongkok dan Eropa lebih dari dua ribu tahun yang lalu. Bajak papan cetakan berat yang mampu membalik tanah padat dan basah dikembangkan di Eropa pada Abad Pertengahan. Bajak baja John Deere, yang diperkenalkan pada tahun 1837, memungkinkan pengolahan tanah padang rumput yang keras di Midwest Amerika, dan bajak baja menjadi salah satu simbol ekspansi ke arah barat.
Variasi modern
- Bajak cetakan: membalik tanah sepenuhnya
- Bajak cakram: menggunakan cakram berputar pada tanah keras.
- Bajak pahat: memecah tanah tanpa membalikkannya
- Bajak dalam: membajak dalam-dalam untuk memecah lapisan tanah yang padat.
Pembajakan sudah tidak lagi disukai dalam banyak sistem pertanian karena merusak struktur tanah dan membakar bahan organik. Pertanian tanpa pengolahan tanah dan pengolahan tanah minimal tidak menggunakan bajak dan langsung menanam benih ke dalam sisa tanaman. Namun, pada tanah berat atau di mana pemadatan tanah sangat parah, bajak masih tetap diperlukan.
Comments (3)
Leave a comment