Budidaya ikan adalah penangkaran ikan, yaitu pembiakan dan pemeliharaan ikan secara terkontrol untuk dijadikan makanan. Ini adalah cabang dari akuakultur, tetapi kata tersebut biasanya dikhususkan untuk ikan bersirip, bukan kerang atau rumput laut.
Praktik ini sudah lama ada. Petani Tiongkok telah memelihara ikan mas di kolam lebih dari 2.500 tahun yang lalu, dan penulis Romawi menggambarkan sistem serupa. Budidaya ikan modern berkisar dari kolam kecil di Bangladesh hingga keramba laut di lepas pantai Norwegia dan Chili, tempat salmon Atlantik dibudidayakan dalam jumlah jutaan. Tilapia, ikan mas, ikan lele, dan ikan trout mendominasi produksi air tawar. Salmon, ikan bass laut, dan ikan kakap laut mendominasi produksi air laut.
Sistem yang digunakan
- Kolam: sederhana, kepadatan rendah, umum di Asia
- Saluran air mengalir untuk ikan trout: saluran air yang mengalir untuk ikan trout
- Kandang dan jaring apung: tempat penampungan terapung di danau atau laut.
- Sistem resirkulasi: tangki dengan filter yang menggunakan kembali air.
Pakan merupakan biaya terbesar dan sekaligus menjadi pertanyaan lingkungan terbesar. Spesies karnivora seperti salmon membutuhkan protein, yang secara tradisional diperoleh dari ikan hasil tangkapan liar. Pakan berbasis tumbuhan dan serangga mengurangi ketergantungan tersebut, meskipun transisi ini belum sepenuhnya sempurna.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment