Seorang investor membagi harga properti dengan pendapatan sewa kotor tahunannya dan mendapatkan 12. Angka tersebut adalah pengali sewa kotor, atau GRM. Angka ini menawarkan perbandingan cepat dan kasar tentang nilai relatif terhadap sewa di antara properti serupa.
GRM yang lebih rendah menunjukkan bahwa pembeli membayar lebih sedikit untuk setiap dolar sewa. Metrik ini mengabaikan tingkat kekosongan, biaya operasional, dan pembiayaan, sehingga hanya merupakan saringan awal. Properti dengan biaya yang sangat rendah atau potensi sewa masa depan yang tinggi dapat membenarkan pengali yang lebih tinggi.
GRM paling efektif digunakan saat membandingkan bangunan serupa di pasar yang sama. Penilai dan pialang terkadang menggunakannya untuk properti hunian kecil yang menghasilkan pendapatan. Analisis serius tetap membutuhkan pendapatan operasional bersih dan tingkat kapitalisasi. Jika digunakan dengan cermat, pengali sewa kotor (gross rent multiplier) dengan cepat menandai properti yang perlu ditinjau lebih dalam atau ditolak segera.
- Rasio harga terhadap sewa bruto tahunan
- Alat penyaringan cepat untuk properti penghasilan.
- Mengabaikan pengeluaran dan kekosongan
- Paling cocok digunakan di antara properti sejenis.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment