Seorang investor membagi pendapatan operasional bersih suatu properti dengan nilai pasar saat ini dan mendapatkan 0,06, atau 6 persen. Angka tersebut adalah tingkat kapitalisasi, atau tingkat cap. Angka ini memberikan gambaran cepat tentang pengembalian yang diharapkan jika properti tersebut dibeli secara tunai.
Tingkat kapitalisasi yang lebih tinggi umumnya menunjukkan risiko yang lebih tinggi atau permintaan yang lebih rendah; tingkat kapitalisasi yang lebih rendah muncul di lokasi yang stabil dan diminati. Tingkat kapitalisasi bervariasi berdasarkan jenis properti, pasar, dan kondisi ekonomi. Angka tersebut tidak memperhitungkan pembiayaan, sehingga pengembalian yang dihitung dengan leverage dapat berbeda secara substansial.
Penilai dan investor menggunakan tingkat kapitalisasi (cap rate) untuk membandingkan peluang dan mengubah pendapatan menjadi nilai. Perubahan kecil pada tingkat kapitalisasi yang diasumsikan menghasilkan perubahan besar pada nilai yang ditunjukkan. Tingkat kapitalisasi adalah alat, bukan jaminan; kinerja aktual bergantung pada tingkat hunian, pengeluaran, dan pergeseran pasar di masa mendatang.
Dalam satu angka, tingkat kapitalisasi (cap rate) merangkum banyak sekali pertimbangan pasar.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment