Bilangan rasional dapat ditulis sebagai pecahan a/b, di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b bukan nol. Contoh: 1/2, −3/4, 5 (yang merupakan 5/1), dan 0,75 (yang merupakan 3/4). Setiap bilangan bulat adalah bilangan rasional. Setiap desimal berakhiran atau berulang adalah bilangan rasional.
Bilangan rasional bersifat padat: di antara dua bilangan rasional, terdapat bilangan rasional lainnya. Namun, bilangan rasional tidak mengisi seluruh garis bilangan. Bilangan irasional seperti √2 dan π mengisi celah-celah tersebut. Bersama-sama, bilangan rasional dan irasional membentuk bilangan real.
Bilangan rasional tertutup terhadap penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian (kecuali dengan nol). Bilangan rasional membentuk suatu medan, suatu struktur yang dipelajari dalam aljabar abstrak. Dalam kehidupan sehari-hari, pecahan dan desimal adalah bilangan rasional, dan bilangan ini menangani sebagian besar perhitungan praktis.
- Dapat ditulis sebagai rasio bilangan bulat
- Termasuk bilangan bulat dan desimal berakhiran/berulang
- Padat tetapi tidak lengkap pada garis bilangan
- Membentuk suatu bidang dalam aljabar abstrak
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment