Ketika orang mengkategorikan objek, mereka jarang memeriksa daftar fitur yang ketat dan wajib. Sebaliknya, mereka membandingkan barang baru tersebut dengan prototipe mental—contoh terbaik atau paling umum dari kategori tersebut. Burung robin adalah prototipe burung yang lebih baik daripada penguin. Kursi meja adalah prototipe furnitur yang lebih baik daripada beanbag.
Teori prototipe, yang dikembangkan oleh Eleanor Rosch, memperlakukan kategori sebagai sesuatu yang terorganisir di sekitar kecenderungan sentral. Keanggotaannya bertingkat. Beberapa anggota lebih jelas daripada yang lain. Ciri-ciri yang sering muncul di antara anggota kategori menjadi lebih diagnostik. Pendekatan ini menjelaskan mengapa orang merespons lebih cepat dan lebih percaya diri terhadap contoh-contoh tipikal.
Prototipe bukanlah foto tetap. Prototipe bisa berupa rata-rata abstrak yang dibentuk dari pengalaman. Perbedaan budaya dan individu membentuk apa yang dianggap tipikal. Namun, klaim intinya tetap bahwa kategori alamiah terstruktur berdasarkan kemiripan dengan suatu ideal, bukan berdasarkan definisi klasik.
- Anggota kategori terbaik atau paling umum
- Keanggotaan bertingkat, bukan sistem semua atau tidak sama sekali.
- Berdasarkan kemiripan keluarga
- Menjelaskan efek tipikalitas pada waktu reaksi
Teori ini telah memengaruhi penelitian tentang konsep, bahasa, dan bahkan diagnosis klinis gangguan mental.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment