Segala sesuatu yang dapat Anda sentuh, cicipi, atau cium adalah materi. Udara adalah materi. Air adalah materi. Ponsel Anda adalah materi. Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Materi terbuat dari atom dan molekul. Materi ada dalam beberapa keadaan: padat, cair, gas, dan plasma. Keadaan tersebut bergantung pada suhu dan tekanan.
Materi memiliki sifat-sifat. Sifat fisik, seperti massa jenis, titik leleh, dan warna, dapat diamati tanpa mengubah zat tersebut. Sifat kimia, seperti reaktivitas dan mudah terbakar, menggambarkan bagaimana zat tersebut berperilaku dalam reaksi. Sifat intensif tidak bergantung pada jumlah materi, seperti suhu. Sifat ekstensif bergantung pada jumlah materi, seperti massa dan volume. Perbedaan-perbedaan ini penting dalam kimia.
Materi bersifat kekal. Dalam reaksi kimia, massa total reaktan sama dengan massa total produk. Atom-atom diatur ulang, bukan diciptakan atau dihancurkan. Itulah hukum kekekalan massa, yang ditetapkan oleh Antoine Lavoisier pada abad ke-18. Ini adalah landasan kimia.
Materi tidak selalu seperti yang terlihat. Pada skala atom, sebagian besar adalah ruang kosong. Kekerasan sebuah meja adalah ilusi yang diciptakan oleh gaya elektromagnetik antar atom. Materi adalah energi dalam bentuk yang stabil, seperti yang ditunjukkan oleh persamaan Einstein E = mc². Sejumlah kecil massa dapat diubah menjadi sejumlah besar energi. Itulah kekuatan atom.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment