Masyarakat adalah kelompok orang yang terorganisir dan hidup bersama di bawah lembaga dan norma yang sama. Luasnya lebih dari sekadar komunitas dan lebih terstruktur daripada kerumunan. Masyarakat memiliki cara untuk mengatur perkawinan, kepemilikan, konflik, dan distribusi sumber daya. Mereka juga memiliki cara untuk mengajarkan pendatang baru tentang apa yang diharapkan. Aturan-aturan ini tidak selalu tertulis. Sebagian besar kehidupan sosial berjalan berdasarkan adat istiadat, kebiasaan, dan harapan bersama.
Masyarakat sangat beragam dalam ukuran dan kompleksitasnya. Sekelompok tiga puluh pemburu-pengumpul adalah sebuah masyarakat. Begitu pula negara-bangsa dengan satu miliar penduduk. Yang mereka miliki bersama adalah tingkat kemandirian dan seperangkat institusi yang bertahan lebih lama daripada individu mana pun. Para antropolog telah memperdebatkan apakah konsep ini masih berguna. Beberapa berpendapat bahwa konsep ini menyiratkan terlalu banyak koherensi, seolah-olah setiap orang dalam masyarakat memiliki nilai-nilai yang sama. Yang lain membela konsep ini sebagai label yang mudah untuk kelompok yang terbatas.
Elemen-elemen kunci
- Norma dan institusi yang dianut bersama.
- Mekanisme reproduksi sosial.
- Sejumlah batasan teritorial atau sosial.
- Diferensiasi internal berdasarkan usia, jenis kelamin, atau status.
Masyarakat bukanlah entitas yang statis. Masyarakat berubah melalui konflik internal, kontak eksternal, dan pilihan orang-orang biasa.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment