Lereng curam tidak menghentikan para petani. Pertanian terasering membagi lereng bukit menjadi beberapa tingkatan, menciptakan permukaan tanam yang datar yang menahan tanah dan air alih-alih membiarkan keduanya hanyut ke bawah. Teknik ini telah ada sejak ribuan tahun yang lalu di Andes, Filipina, dan Mediterania.
Setiap teras berfungsi sebagai lahan kecil yang dibatasi oleh dinding penahan atau tanggul tanah. Air dari tingkat atas mengalir ke bawah secara terkontrol. Tanah yang terkikis dari satu tingkat akan mengendap di tingkat berikutnya daripada meninggalkan lahan pertanian sepenuhnya.
Manfaat terasering
- Mengurangi erosi tanah di lereng.
- Menghemat air dan memperlambat aliran permukaan
- Menciptakan lahan subur di tempat yang sebelumnya tidak ada.
- Dapat menopang sawah di lereng bukit
Membangun dan memelihara terasering membutuhkan tenaga kerja yang sangat besar. Dinding perlu diperbaiki, saluran perlu dibersihkan, dan mesin jarang muat di area yang sempit. Namun di lahan yang curam, pembuatan terasering seringkali menjadi pembeda antara bertani dan meninggalkan lahan tersebut.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment