Kelompok terorganisir yang berupaya memenangkan pemilihan dan memengaruhi pemerintah adalah partai politik. Mereka merekrut kandidat, memobilisasi pemilih, merumuskan platform, dan, jika berhasil, mengatur kerja lembaga legislatif dan eksekutif.
Partai-partai menyederhanakan pilihan bagi pemilih dan memberikan tingkat tanggung jawab kolektif untuk pemerintahan. Sistem partai berkisar dari dominasi dua partai hingga persaingan multipartai yang terfragmentasi. Organisasi internal bervariasi dari kendaraan elektoral yang tersusun longgar hingga organisasi keanggotaan massa yang disiplin.
Partai-partai berperan sebagai penengah antara masyarakat dan negara. Mereka menyatukan berbagai kepentingan, namun juga dapat memperdalam polarisasi atau menjadi kendaraan bagi para pemimpin yang personalistis. Regulasi pendanaan partai, akses pemilu, dan prosedur pemilihan pendahuluan membentuk arena persaingan. Terlepas dari seringnya muncul sikap sinis publik, tidak ada demokrasi modern yang beroperasi tanpa partai.
Label partai yang tertera pada surat suara tetap menjadi salah satu petunjuk terkuat yang tersedia bagi para pemilih.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment