Pembingkaian adalah cara suatu isu diajukan atau dijelaskan. Fakta-fakta mendasar yang sama, jika disajikan dalam kerangka yang berbeda, dapat menyebabkan keputusan dan penilaian yang berbeda secara sistematis.
Sebuah contoh klasik menawarkan pilihan antara dua program untuk memerangi suatu penyakit. Ketika hasilnya dibingkai dalam hal nyawa yang diselamatkan, orang lebih menyukai pilihan yang pasti; ketika hasil yang identik dibingkai dalam hal nyawa yang hilang, orang lebih menyukai pilihan yang berisiko. Angkanya tidak berubah—hanya deskripsinya saja. Efek serupa muncul dalam keputusan medis, pilihan keuangan, dan preferensi kebijakan publik. Bingkai positif ("90 persen bebas lemak") dievaluasi lebih baik daripada bingkai negatif yang setara ("10 persen lemak").
Efek pembingkaian menunjukkan bahwa preferensi tidak hanya dibaca dari nilai-nilai objektif. Preferensi dibentuk pada saat itu juga, dipengaruhi oleh titik acuan dan nuansa emosional yang diberikan oleh kerangka tersebut. Kesadaran akan pembingkaian dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, namun efeknya tetap kuat bahkan di kalangan para ahli.
Cara pertanyaan diajukan seringkali lebih memengaruhi jawaban daripada yang dapat diprediksi oleh fakta-fakta saja.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment