EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

👁️ Empirisme

Pandangan bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman indrawi.

Empirisme

Dari manakah pengetahuan berasal? Para empiris mengatakan dari pengalaman. Pikiran dimulai sebagai lembaran kosong, dan indra mengisinya. John Locke berpendapat bahwa semua ide berakar pada sensasi dan refleksi. George Berkeley melangkah lebih jauh, menolak materi sama sekali dan mereduksi realitas menjadi persepsi. David Hume mensistematiskan empirisme, dengan berpendapat bahwa sebab-akibat, substansi, dan diri tidak diberikan dalam pengalaman tetapi dibangun oleh kebiasaan dan imajinasi. Tradisi ini kontras dengan rasionalisme, yang berpendapat bahwa akal dapat memahami kebenaran secara independen dari pengalaman.

Empirisme membentuk sains modern. Francis Bacon berpendapat bahwa observasi dan eksperimen lebih diutamakan daripada spekulasi. Para positivis logis di awal abad ke-20 mencoba untuk mendasarkan semua pernyataan yang bermakna pada verifikasi empiris. Program itu runtuh karena bebannya sendiri, karena prinsip verifikasi itu sendiri tidak dapat diverifikasi secara empiris. Empirisme juga menghadapi masalah induksi, yang diangkat oleh Hume: tidak ada jumlah keteraturan yang diamati yang menjamin kasus berikutnya. Matahari telah terbit setiap hari, tetapi itu tidak membuktikan bahwa ia akan terbit besok. Para empiris telah menanggapi hal ini dengan berbagai penjelasan tentang probabilitas, inferensi, dan metode ilmiah, tetapi masalahnya tetap belum terselesaikan.

Tema-tema empiris

Empirisme bukanlah hal yang sama dengan sains, tetapi merupakan filsafat yang paling erat kaitannya dengan praktik ilmiah.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment