Tokoh pendamping (foil) adalah karakter yang kontras dengan karakter lain—biasanya protagonis—untuk menyoroti kualitas tertentu dari tokoh utama. Perbedaan tersebut membuat karakter utama lebih menonjol.
Dalam Hamlet, Laertes dan Fortinbras berperan sebagai tokoh pembanding bagi Hamlet: keduanya adalah pemuda yang membalas dendam atas kematian ayah mereka, namun tindakan tegas mereka kontras dengan penundaan Hamlet. Watson adalah tokoh pembanding bagi Holmes; persepsinya yang biasa membuat kecemerlangan Holmes lebih terlihat. Tokoh pembanding tidak harus berlawanan dalam segala hal; bahkan beberapa perbedaan yang menonjol pun dapat berfungsi. Terkadang tokoh pembanding adalah seorang teman, terkadang seorang saingan, terkadang tokoh kecil yang hanya muncul sebentar.
Para penulis menggunakan tokoh pembanding (foil) untuk menghindari keharusan menyatakan sifat-sifat karakter secara langsung. Kontras tersebut menunjukkan, bukan menjelaskan. Tokoh pembanding yang digambarkan dengan baik memiliki cukup kehidupan independen untuk tetap menarik; tokoh pembanding yang sepenuhnya mekanis terasa seperti alat, bukan seseorang.
Ketika suatu karakter sebagian besar ada untuk menonjolkan kualitas karakter lain, karakter tersebut disebut sebagai foil.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment