Arkaisme adalah kata, frasa, atau ciri gaya bahasa yang sudah tidak digunakan lagi dan kini terasa sengaja kuno. Para penulis menggunakannya untuk membangkitkan era masa lalu, untuk memberikan kesan bermartabat, atau terkadang untuk menciptakan jarak ironis.
Spenser mengisi The Faerie Queene dengan diksi kuno untuk menyiratkan masa lalu kesatria. Penyair dan novelis selanjutnya menggunakan "thou," "hath," atau kosakata usang ketika mereka menginginkan nuansa bahasa Inggris sebelumnya. Dalam fiksi sejarah, teknik ini dapat meningkatkan keaslian; dalam tulisan kontemporer, teknik ini berisiko terdengar dibuat-buat atau sok jika terlalu sering digunakan. Beberapa arkaisme bertahan dalam ungkapan tetap, bahasa hukum, atau ritual keagamaan jauh setelah menghilang dari percakapan sehari-hari.
Efeknya bergantung pada kesadaran pembaca bahwa bahasa tersebut sudah tidak lagi lazim. Ketika kesadaran itu dimiliki bersama, kata kuno tersebut membuka jendela kecil ke masa lain. Ketika tidak, kata tersebut hanya membingungkan atau mengalihkan perhatian.
Fosil linguistik yang sengaja ditempatkan dalam kalimat modern disebut arkaisme.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment