Tambahkan satu pekerja lagi ke dapur kecil dan pekerjaan akan selesai lebih cepat. Tambahkan yang kelima, kesepuluh, kedua puluh, dan dapur akan menjadi ramai. Hasil produksi mungkin masih meningkat, tetapi setiap pekerja baru memberikan kontribusi yang lebih sedikit daripada pekerja sebelumnya. Inilah yang disebut hukum peng diminishing returns (pengembalian yang semakin berkurang), salah satu gagasan tertua dalam ekonomi. Gagasan ini berasal dari David Ricardo dan analisisnya tentang lahan pertanian pada awal tahun 1800-an.
Prinsip ini berlaku setiap kali setidaknya satu input bersifat tetap. Seorang petani dengan lahan tetap dapat menambahkan pupuk dan melihat hasil panen meningkat. Terus menambahkan pupuk dan keuntungannya menyusut, kemudian berhenti sama sekali, lalu menjadi negatif karena bahan kimia membakar tanah. Sebuah pabrik dengan mesin tetap dapat mempekerjakan lebih banyak pekerja, tetapi pada akhirnya mereka akan saling menghambat.
Prinsip pengembalian yang semakin berkurang (diminishing returns) penting bagi teori pertumbuhan. Prinsip ini membantu menjelaskan mengapa negara-negara miskin dapat tumbuh dengan cepat dengan mengadopsi teknologi yang sudah ada, sementara negara-negara kaya harus berinovasi untuk terus tumbuh. Prinsip ini juga memperingatkan terhadap solusi yang sederhana. Menambah lebih banyak uang atau lebih banyak orang untuk mengatasi suatu masalah hanya akan berhasil sampai pada titik di mana hal itu tidak lagi efektif.
Poin-poin penting
- Setidaknya satu input harus diperbaiki.
- Output marjinal menurun seiring dengan peningkatan input variabel.
- Pada akhirnya, output marjinal dapat menjadi negatif.
- Prinsip ini berlaku untuk tanah, tenaga kerja, dan modal.
- Hal ini memperkuat argumen untuk pertumbuhan yang didorong oleh inovasi.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment