Logo adalah jalan pintas. Alih-alih membaca nama perusahaan, mata mengenali bentuk, warna, atau simbol dalam sepersekian detik. Kecepatan itulah mengapa logo muncul di segala hal, mulai dari kemasan hingga spanduk stadion.
Logo yang bagus tetap awet meskipun ukurannya menyusut, dicetak dalam satu warna, dan dijahit pada kain. Logo yang bagus menghindari detail halus yang hilang pada ukuran kecil dan menghindari tren yang cepat ketinggalan zaman. Logo terbaik terasa tak terelakkan, seolah-olah tidak mungkin dirancang dengan cara lain.
Jenis logo umum
- Logo berupa tulisan yang dibuat dari nama perusahaan.
- Tanda huruf menggunakan inisial
- Tanda bergambar yang menunjukkan suatu objek
- Simbol abstrak tanpa makna harfiah
Perubahan desain memicu reaksi yang kuat. Audiens sering kali membenci logo baru pada awalnya dan menerimanya dalam waktu satu tahun. Merek yang terlalu sering berubah akan kehilangan pengakuan yang seharusnya diperoleh dari logo tersebut.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment