Slogan merangkum sebuah merek dalam beberapa kata. Just Do It. Think Different. Meleleh di mulut, bukan di tangan. Frasa-frasa ini bertahan karena menangkap sesuatu yang benar tentang merek tersebut dalam bahasa yang dapat diulang-ulang oleh orang-orang.
Slogan yang sudah lama digunakan menjadi aset. Slogan tersebut mudah dikenali bahkan ketika logo tidak ada. Mengubahnya berisiko. Audiens terikat dengan frasa yang familiar dan sering menolak pengganti, bahkan ketika slogan lama sudah kehilangan daya tariknya di internal perusahaan.
Apa yang membuat sebuah slogan mudah diingat?
- Cukup singkat untuk diingat.
- Ritme atau sajak yang khas
- Terhubung dengan manfaat merek yang nyata
- Cukup fleksibel untuk mendukung banyak kampanye.
Slogan yang lemah hanya mendeskripsikan. Slogan yang kuat membangkitkan perasaan atau janji. Perbedaannya terlihat dari apakah orang mengulanginya tanpa dibayar.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment