Suatu rangsangan muncul dan organisme bertindak. Respons adalah reaksi—otot, kelenjar, atau saraf—yang ditimbulkan atau dipancarkan sebagai akibat dari rangsangan tersebut.
Dalam pengkondisian klasik, respons ditimbulkan oleh stimulus terkondisi. Dalam pengkondisian operan, respons dipancarkan dan kemudian dikendalikan oleh konsekuensinya. Ukuran respons meliputi latensi, amplitudo, frekuensi, dan durasi. Performa kompleks dibangun dari respons yang lebih sederhana melalui pembentukan dan penggabungan.
Istilah yang sama mencakup segala hal mulai dari refleks tulang belakang hingga jawaban verbal yang dipertimbangkan dengan cermat. Membedakan respons otomatis dari respons terkontrol tetap penting dalam psikologi kognitif dan sosial. Perekaman dan analisis respons memberikan landasan empiris untuk sebagian besar penelitian perilaku.
Tanpa respons yang terukur, klaim psikologis tidak dapat diuji.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment