Suatu komunitas mengakui individu-individu tertentu sebagai utusan resmi kehendak ilahi. Individu-individu tersebut adalah para nabi. Mereka berbicara dengan otoritas yang diklaim melampaui kekuasaan politik atau keagamaan biasa.
Para nabi klasik di Israel menghadapi raja-raja, menafsirkan krisis sejarah, dan menjaga agar tuntutan perjanjian tetap hidup. Agama-agama lain menghormati para nabi pendiri atau pembaharu. Panggilan kenabian seringkali melibatkan pengorbanan pribadi, termasuk penolakan dan penderitaan. Kriteria untuk pengakuan meliputi kesetiaan pada wahyu sebelumnya dan buah dari pesan tersebut.
Para nabi dapat berupa tokoh tertulis yang kata-katanya dilestarikan, atau tokoh lisan yang dikenal melalui tradisi. Warisan mereka membentuk etika, politik, dan harapan. Kehidupan keagamaan kontemporer masih mengacu pada kesaksian kenabian ketika menantang sikap puas diri atau ketidakadilan.
Kewenangan seorang nabi didasarkan pada klaim telah hadir dalam dewan ilahi.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment