Di sebuah kafe yang ramai, seorang mahasiswa fokus pada satu percakapan dan mengabaikan yang lainnya. Perhatian adalah pemfokusan selektif sumber daya mental pada informasi tertentu sambil menyaring masukan lainnya.
Perhatian dapat bersifat bottom-up, tertangkap oleh suara atau gerakan tiba-tiba, atau top-down, diarahkan oleh tujuan dan harapan. Kapasitasnya terbatas; mencoba memantau terlalu banyak aliran informasi akan menghasilkan kesalahan. Perhatian berkelanjutan menjaga fokus dari waktu ke waktu, sementara perhatian terbagi mencoba menangani banyak tugas sekaligus. Gangguan seperti ADHD menyoroti betapa rapuhnya sistem kontrol ini.
Para ahli saraf mengaitkan perhatian dengan jaringan yang melibatkan lobus frontal dan parietal. Program pelatihan dan praktik kesadaran bertujuan untuk memperkuat kemampuan untuk tetap fokus pada tugas dan menahan gangguan. Dalam kehidupan sehari-hari, perhatian menentukan apa yang masuk ke dalam memori dan apa yang membentuk keputusan. Apa yang kita perhatikan menjadi bahan dari mana kita membangun pengalaman.
- Pemfokusan selektif sumber daya kognitif
- Kapasitas dan durasi terbatas.
- Dipandu oleh rangsangan dan tujuan.
- Landasan untuk pembelajaran dan memori
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment