EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🌙 Insomnia

Kesulitan terus-menerus untuk tertidur atau tetap tidur.

Insomnia

Insomnia adalah kesulitan terus-menerus untuk tertidur, tetap tidur, atau mendapatkan tidur yang memulihkan, meskipun memiliki kesempatan yang cukup. Akibatnya adalah kelelahan di siang hari, penurunan konsentrasi, dan penurunan kualitas hidup.

Insomnia akut sering terjadi setelah stres atau gangguan jadwal dan akan sembuh ketika faktor pemicunya mereda. Insomnia kronis berlangsung selama berbulan-bulan atau lebih lama dan mungkin melibatkan rangsangan yang terkondisi—tempat tidur itu sendiri menjadi terkait dengan keadaan terjaga dan kekhawatiran. Faktor-faktor yang berkontribusi meliputi kecemasan, depresi, jadwal yang tidak teratur, penggunaan kafein atau alkohol, kondisi medis, dan kebiasaan tidur yang buruk. Secara paradoks, upaya untuk memaksakan tidur seringkali justru mempertahankan masalah tersebut.

Terapi perilaku kognitif untuk insomnia adalah pengobatan lini pertama. Terapi ini meliputi pengendalian stimulus (hanya menggunakan tempat tidur untuk tidur), pembatasan tidur, restrukturisasi kognitif terhadap kekhawatiran terkait tidur, dan pelatihan relaksasi. Obat-obatan dapat memberikan bantuan jangka pendek tetapi membawa risiko toleransi dan ketergantungan. Mengatasi kondisi medis atau kejiwaan yang mendasarinya sangat penting jika kondisi tersebut ada.

Insomnia bukan sekadar malam yang buruk sesekali. Ini adalah pola yang terus berulang dan paling baik diatasi dengan perubahan sistematis dalam perilaku dan cara berpikir tentang tidur.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment