Jumlah penduduk dunia yang menggunakan lebih dari satu bahasa ternyata lebih banyak daripada yang ditunjukkan oleh survei monolingual. Bilingualisme adalah kemampuan untuk memahami dan menghasilkan dua bahasa dengan kemahiran fungsional, baik yang diperoleh sejak usia dini maupun di kemudian hari.
Penutur dwibahasa dapat menggunakan bahasa mereka di berbagai bidang—rumah, sekolah, pekerjaan—atau beralih dalam satu percakapan. Kemahiran berbahasa tidak harus seimbang sempurna; dominasi dalam satu bahasa adalah hal biasa dan dapat bergeser sepanjang hidup. Penelitian kognitif telah mengeksplorasi keuntungan perhatian dan kontrol yang terkait dengan pengelolaan dua sistem, meskipun temuannya masih beragam.
Masyarakat melembagakan bilingualisme melalui kebijakan pendidikan, undang-undang bahasa resmi, dan media. Individu mengalami bilingualisme sebagai sumber daya dan, kadang-kadang, sebagai sumber diskriminasi. Para ahli linguistik mempelajari pilihan kode, transfer, dan identitas untuk memahami bagaimana dua bahasa hidup berdampingan dalam satu pikiran dan satu komunitas.
- Kemampuan fungsional dalam dua bahasa
- Bisa terjadi lebih awal atau lebih lambat, seimbang atau dominan.
- Melibatkan penggunaan dan peralihan berbasis domain.
- Dibentuk oleh kebijakan, identitas, dan kognisi
Comments (3)
Leave a comment