Kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu orang dapat mengesampingkan pengawasan kelembagaan. Kediktatoran adalah bentuk pemerintahan di mana seorang penguasa tunggal atau kelompok kecil memegang otoritas absolut, tanpa dibatasi oleh batasan konstitusional yang efektif atau pemilihan umum bebas yang teratur.
Romawi kuno menunjuk diktator sementara dalam keadaan darurat; kediktatoran modern sering kali mengklaim kekuasaan permanen. Kediktatoran dapat muncul dari kudeta militer, gerakan revolusioner, atau terkikisnya sistem demokrasi sebelumnya. Propaganda, pengawasan, dan penindasan terhadap oposisi biasanya mempertahankan kediktatoran tersebut.
Sejarawan membedakan kediktatoran personalis, sistem berbasis partai, dan rezim militer, masing-masing dengan pola perekrutan dan suksesi yang berbeda. Kinerja ekonomi dan dukungan rakyat sangat bervariasi. Studi tentang kediktatoran menjelaskan baik mekanisme kontrol otoriter maupun kondisi di mana sistem tersebut melemah atau runtuh.
- Pemerintahan oleh satu orang atau kelompok kecil dengan kekuasaan absolut.
- Tidak memiliki batasan konstitusional yang efektif
- Dipertahankan melalui paksaan dan propaganda
- Mengambil berbagai bentuk kelembagaan.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment