Perkakas Acheulean pas di tangan seolah-olah memang dibuat untuk digenggam. Itu bukan kebetulan. Artefak khas dari industri perkakas batu ini adalah kapak tangan, potongan batu api atau kuarsa berbentuk tetesan air mata yang diasah kedua sisinya hingga tajam. Beberapa berukuran cukup kecil untuk digenggam; yang lain panjangnya hampir satu kaki. Simetrinya sangat mencolok, dan dibutuhkan keahlian yang nyata untuk mencapainya.
Industri ini muncul di Afrika sekitar 1,7 juta tahun yang lalu dan menyebar ke seluruh Eropa dan Asia bersama Homo erectus dan spesies-spesies selanjutnya. Industri ini bertahan sangat lama, lebih dari satu juta tahun di beberapa wilayah, yang menjadikannya salah satu tradisi teknologi paling gigih dalam sejarah manusia. Para pembuat alat Acheulean memilih sumber batu tertentu, membawa bahan mentah jarak jauh, dan memperbaiki alat-alat tersebut saat tumpul.
Apa yang ditunjukkan oleh alat-alat tersebut kepada kita
- Pengerjaan bifasial membutuhkan perencanaan dan kerangka berpikir.
- Kapak tangan mungkin berfungsi sebagai alat untuk memotong, mencincang, dan menggali.
- Beberapa ahli berpendapat bahwa mereka juga berfungsi sebagai sinyal sosial atau sinyal perkawinan.
- Distribusi melacak pergerakan manusia purba keluar dari Afrika.
Entah kapak tangan itu merupakan alat pemotong daging yang praktis atau sekadar menunjukkan kemampuan, setiap kapak menyimpan keputusan yang dibuat oleh tangan hominin jauh sebelum tulisan ada.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment