Drainase adalah pembuangan kelebihan air dari tanah atau lahan pertanian untuk meningkatkan kondisi pertumbuhan tanaman. Kelebihan air mengisi pori-pori tanah, mengurangi oksigen bagi akar, menunda penanaman, dan mengurangi hasil panen. Drainase pertanian dapat berupa drainase permukaan, menggunakan parit dan alur terbuka, atau drainase bawah permukaan, menggunakan pipa atau ubin berlubang yang terkubur untuk mengumpulkan dan mengalirkan air. Drainase ubin bawah permukaan dipelopori di Amerika Serikat dan Eropa pada abad ke-19 dan tetap umum di daerah lembap dengan tanah berat. Manfaatnya meliputi penanaman musim semi yang lebih awal, perakaran yang lebih dalam, pengurangan erosi, dan hasil panen yang lebih tinggi; kekurangannya meliputi hilangnya lahan basah, peningkatan limpasan nutrisi—terutama nitrat dan fosfor—dan masalah kualitas air di hilir seperti pertumbuhan alga yang berlebihan. Sistem drainase modern seringkali mencakup struktur drainase terkontrol dan bioreaktor untuk mengurangi kehilangan nutrisi. Drainase juga digunakan untuk mereklamasi lahan yang tergenang air dan asin, seringkali dikombinasikan dengan irigasi di daerah kering untuk mengelola permukaan air tanah dan mencegah salinisasi.
🚰 Drainase
Pengambilan air berlebih dari tanah atau lahan pertanian.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment