Suatu kelompok terbentuk di dalam tradisi keagamaan yang lebih besar, menekankan ajaran atau praktik yang khas, dan mempertahankan pemisahan dari badan induknya. Kelompok tersebut disebut sekte. Istilah ini dapat bersifat deskriptif atau peyoratif tergantung pada konteksnya.
Sekte sering muncul dari dorongan reformasi, kepemimpinan karismatik, atau ketidaksepakatan mengenai disiplin dan kesucian. Mereka mungkin menuntut tingkat komitmen yang lebih tinggi daripada tradisi di sekitarnya. Seiring waktu, beberapa sekte menjadi denominasi; yang lain tetap marginal atau menghilang. Studi sosiologis meneliti ketegangan antara sekte dan masyarakat.
Para anggota sekte biasanya menganggap jalan mereka sebagai pemulihan otentisitas asli. Orang luar mungkin memandang mereka sebagai kelompok yang sempit atau ekstrem. Deskripsi yang akurat membutuhkan perhatian pada kepercayaan dan perilaku aktual, bukan label yang diwariskan. Sekte tetap menjadi salah satu bentuk organisasi keagamaan yang berulang.
- Subkelompok yang berbeda dalam tradisi yang lebih besar
- Menekankan pengajaran atau ketelitian yang khas
- Mempertahankan pemisahan dari tubuh induk
- Dapat berkembang menjadi sebuah denominasi atau tetap terpisah.
Comments (2)
Leave a comment