EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

📹 Dokumenter

Film non-fiksi yang menyajikan peristiwa, orang, atau isu nyata.

Dokumenter

Film dokumenter menyajikan peristiwa, orang, atau isu nyata. Meskipun bukan fiksi, film ini tidak objektif. Pembuat film memilih apa yang akan ditampilkan, apa yang akan dihilangkan, dan bagaimana membingkainya. Setiap film dokumenter memiliki sudut pandang, meskipun mengklaim netralitas. Bentuknya sama terstrukturnya dengan fiksi, tetapi dibangun dari materi nyata. Ketegangan itulah yang membuat film dokumenter menjadi kuat dan kontroversial.

Film dokumenter hadir dalam berbagai gaya. Film dokumenter observasional, seperti film-film Frederick Wiseman, ditonton tanpa narasi atau wawancara. Film dokumenter ekspositori, seperti film-film tentang alam, menggunakan narasi untuk menjelaskan. Film dokumenter partisipatif, seperti film-film Michael Moore, menempatkan pembuat film dalam cerita. Film dokumenter reflektif meneliti proses pembuatan film itu sendiri. Film dokumenter performatif menggunakan pengalaman dan emosi pribadi. Setiap gaya memiliki konvensi dan klaim kebenarannya sendiri.

Film dokumenter dapat memberi informasi, membujuk, menghibur, dan memprovokasi. Film dokumenter dapat mengungkap ketidakadilan, merayakan prestasi, dan mengeksplorasi kondisi manusia. Film dokumenter dapat dibuat selama bertahun-tahun, seperti Hoop Dreams, atau dalam satu hari. Film dokumenter dapat dibuat dengan ponsel pintar atau kru lengkap. Bentuknya fleksibel dan terus berkembang. Film dokumenter terbaik tidak hanya merekam realitas. Mereka menafsirkannya.

Comments (3)

  1. Faye Lindstrom
    A good documentary changes how you see the world. It's journalism and art at the same time.
  2. Ramon Ortiz
    Not all documentaries are objective. Some have a clear point of view. That's fine as long as it's honest about it.
  3. Nina Rutledge
    The definition is accurate but documentaries come in many styles. Observational, expository, participatory, reflexive.

Leave a comment