Tabu adalah larangan sosial terhadap tindakan, objek, atau orang tertentu. Ini bukan sekadar aturan. Melanggar tabu dianggap membawa bahaya, pencemaran, atau hukuman supranatural. Kata ini berasal dari bahasa Tonga, di mana tapu berarti suci atau terlarang. Tabu ada di setiap masyarakat. Beberapa melindungi hal-hal suci. Lainnya melindungi orang mati, orang yang rentan, atau tatanan sosial. Di banyak budaya, menyebut nama orang yang telah meninggal, memakan hewan tertentu, atau menyentuh kepala suku adalah hal yang tabu.
Tabu sering kali ditegakkan oleh komunitas daripada oleh hukum formal. Rasa takut akan polusi, rasa malu, dan pengucilan berperan dalam hal ini. Beberapa tabu memiliki fungsi praktis. Larangan makan daging babi di iklim panas mungkin telah mengurangi risiko penyakit. Larangan inses mengurangi kelainan genetik. Tetapi tidak setiap tabu memiliki penjelasan praktis. Beberapa tabu menandai batasan antara yang sakral dan yang sehari-hari, dan itu sudah cukup menjadi alasan.
Jenis umum
- Pantangan makanan: hewan atau tumbuhan yang tidak boleh dimakan.
- Tabu ritual: pembatasan selama upacara atau inisiasi.
- Tabu kekerabatan: larangan menikah atau melakukan kontak seksual.
- Tabu sakral: benda atau tempat yang tidak boleh disentuh.
Tabu bukanlah hal yang tidak rasional. Tabu adalah cara untuk mengatur kehidupan sosial dan menandai apa yang penting.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment