EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🚶 Eksistensialisme

Sebuah filosofi yang menekankan eksistensi individu, kebebasan, dan pilihan.

Eksistensialisme

Eksistensialisme bukanlah sebuah doktrin, melainkan sekumpulan pemikir yang memiliki keprihatinan yang sama: pengalaman hidup individu yang konkret. Kierkegaard, Nietzsche, Heidegger, Sartre, de Beauvoir, Camus. Mereka berbeda pendapat dalam banyak hal, tetapi mereka sepakat bahwa sistem abstrak kehilangan sesuatu yang esensial. Filsafat, menurut mereka, harus dimulai dari situasi orang yang mengajukan pertanyaan.

Sartre memberikan gerakan ini slogannya yang paling terkenal: eksistensi mendahului esensi. Bagi sebuah pisau, esensi datang terlebih dahulu. Desain menentukan apa adanya. Bagi manusia, tidak ada desain yang sudah ditentukan sebelumnya. Kita ada terlebih dahulu, dan kemudian kita mendefinisikan diri kita melalui pilihan-pilihan kita. Kebebasan itu menggembirakan sekaligus menakutkan. Sartre menyebutnya sebagai kutukan. De Beauvoir menerapkan gagasan eksistensialisme pada gender, dengan berpendapat bahwa seseorang tidak dilahirkan sebagai perempuan tetapi menjadi perempuan. Heidegger menganalisis keberadaan menuju kematian dan otentisitas. Camus mengeksplorasi absurditas. Eksistensialisme memengaruhi sastra, psikologi, teologi, dan politik. Ia tetap menjadi sumber daya bagi siapa pun yang bertanya bagaimana hidup tanpa skrip.

Tema-tema eksistensialisme

Eksistensialisme bukanlah resep untuk keputusasaan. Ini adalah seruan untuk bertanggung jawab atas hidup Anda, tanpa jaminan.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment