Refleks adalah respons otomatis dan tidak disengaja terhadap suatu rangsangan, yang dimediasi oleh jalur saraf yang disebut lengkung refleks. Refleks memungkinkan tubuh bereaksi cepat terhadap peristiwa yang berpotensi berbahaya tanpa menunggu pemrosesan sadar di otak.
Lengkungan refleks yang khas meliputi reseptor sensorik, neuron sensorik (aferen), pusat integrasi (seringkali sumsum tulang belakang), neuron motorik (eferen), dan otot atau kelenjar efektor. Refleks sentakan lutut dan refleks menarik diri saat menyentuh sesuatu yang panas adalah contoh klasiknya. Refleks dapat bersifat bawaan, seperti refleks mencari puting dan menghisap pada bayi, atau dipelajari melalui latihan.
Komponen lengkung refleks
- Reseptor sensorik mendeteksi rangsangan.
- Neuron aferen membawa sinyal ke dalam.
- Pusat integrasi memprosesnya
- Neuron eferen membawa respons ke luar.
- Efektor menghasilkan respons.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment