Sistem penulisan memecah teks menjadi unit-unit yang dapat digunakan kembali. Grafem adalah unit fungsional terkecil dari suatu sistem penulisan, kurang lebih analog dengan fonem dalam ucapan.
Dalam alfabet, grafem sebagian besar sesuai dengan huruf, meskipun digraf dapat berfungsi sebagai grafem tunggal. Sistem lain menggunakan karakter untuk suku kata atau morfem. Grafem bersifat abstrak; bentuknya muncul sebagai glif yang bervariasi tergantung pada jenis huruf dan gaya penulisan.
Reformasi ortografi, pengajaran literasi, dan pengkodean digital semuanya bergantung pada analisis grafem yang jelas. Mencampuradukkan grafem dengan nilai fonetik akan memberikan gambaran yang salah tentang bagaimana tulisan berhubungan dengan ucapan. Para tipolog membandingkan inventaris grafem ketika mengklasifikasikan sistem penulisan.
- Unit fungsional terkecil dari suatu sistem penulisan.
- Diwujudkan secara visual melalui glif.
- Dapat mewakili bunyi, suku kata, atau morfem.
- Inti dari ortografi dan literasi
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment