Energi suara dihasilkan oleh benda-benda yang bergetar dan merambat melalui suatu medium sebagai gelombang. Petik senar gitar dan senar tersebut akan bergetar. Getaran tersebut mendorong molekul udara. Molekul-molekul tersebut bertabrakan dengan molekul tetangganya. Gelombang tekanan merambat keluar. Telinga Anda mendeteksi gelombang tersebut. Anda mendengar sebuah nada.
Bunyi membutuhkan medium. Bunyi tidak dapat merambat melalui ruang hampa. Itulah mengapa ruang angkasa sunyi. Kecepatan bunyi bergantung pada mediumnya. Di udara, kecepatannya sekitar 343 meter per detik pada suhu ruangan. Di air, kecepatannya sekitar 1.480 meter per detik. Di baja, kecepatannya sekitar 5.960 meter per detik. Semakin padat dan kaku mediumnya, semakin cepat bunyi merambat.
Sifat-sifat suara
- Frekuensi menentukan nada.
- Amplitudo menentukan kekerasan suara.
- Timbre menentukan kualitas.
- Kecepatan bergantung pada mediumnya.
- Suara memantul, membias, dan pendifraksi.
Energi suara digunakan dalam sonar, ultrasonik, dan musik. Kelelawar bernavigasi dengan ekolokasi. Kapal memetakan dasar laut dengan sonar. Dokter memvisualisasikan janin dengan ultrasonik. Musisi membentuk energi suara menjadi karya seni. Energinya kecil. Bisikan membawa picowatt. Konser rock membawa ribuan watt. Tetapi energinya cukup untuk menggerakkan gendang telinga Anda dan memicu sinyal saraf. Suara adalah gelombang mekanik. Ia bukan elektromagnetik. Ia tidak dapat merambat melalui ruang angkasa. Ia adalah energi getaran, yang dit передаarkan dari molekul ke molekul. Ia adalah salah satu indra tertua. Ia adalah cara kita berkomunikasi, bernavigasi, dan menikmati musik.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment