Waktu luang dari pekerjaan dan kewajiban dapat diisi dengan istirahat, hobi, atau perjalanan. Waktu luang itu disebut rekreasi. Pariwisata adalah salah satu cara utama yang dipilih orang untuk memanfaatkannya.
Perjalanan wisata berbeda dari perjalanan bisnis dalam hal motivasi dan seringkali dalam hal tempo. Destinasi yang sama dapat terasa sangat berbeda ketika didekati dengan santai daripada dengan tergesa-gesa. Industri mulai dari resor hingga tempat budaya bergantung pada orang-orang yang memiliki waktu luang dan pendapatan yang dapat dibelanjakan.
Cara masyarakat mengatur jam kerja, cuti berbayar, dan pensiun memengaruhi volume dan gaya perjalanan rekreasi. Setiap individu berbeda dalam hal apakah mereka lebih menyukai rekreasi aktif atau benar-benar melepaskan diri dari rutinitas. Menyediakan waktu luang yang tidak terstruktur dalam sebuah perjalanan seringkali meningkatkan kepuasan secara keseluruhan.
Waktu luang adalah sumber daya langka yang memungkinkan pariwisata terlaksana.
Comments (3)
Leave a comment