Dorong troli belanja dan ia akan berakselerasi. Dorong lebih keras dan ia akan berakselerasi lebih besar. Isi troli dengan barang belanjaan dan ia akan berakselerasi lebih kecil. Hubungan tersebut adalah hukum kedua Newton: gaya sama dengan massa dikalikan percepatan, atau F = ma. Ini adalah salah satu persamaan yang paling berguna dalam fisika. Persamaan ini memberi tahu Anda berapa banyak gaya yang dibutuhkan untuk mempercepat suatu objek dengan massa tertentu, atau seberapa besar suatu objek akan berakselerasi ketika gaya tertentu diterapkan. Persamaan ini berlaku untuk segala hal, mulai dari apel yang jatuh hingga roket yang meluncur ke luar angkasa.
Hukum kedua termodinamika adalah persamaan vektor. Gaya dan percepatan keduanya adalah vektor, artinya keduanya memiliki arah. Percepatan searah dengan gaya total. Jika beberapa gaya bekerja pada suatu objek, Anda menjumlahkannya sebagai vektor untuk menemukan gaya total. Hukum kedua termodinamika juga berlaku dalam bentuk yang lebih umum: gaya sama dengan laju perubahan momentum. Bentuk tersebut diperlukan ketika massa berubah, seperti pada roket yang membakar bahan bakar. Hukum kedua termodinamika bukanlah definisi gaya. Ini adalah hubungan antara gaya, massa, dan percepatan. Hukum ini memberi tahu Anda bahwa jika Anda mengetahui dua dari tiga variabel tersebut, Anda dapat menghitung variabel ketiga.
Poin-poin penting
- Persamaan.
- Vektor.
- Gaya total.
- Bentuk umum.
- Aplikasi.
Hukum kedua Newton tidak sama dengan hukum pertama. Hukum pertama mendefinisikan gaya. Hukum kedua mengkuantifikasinya.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment