Totemisme adalah sistem kepercayaan yang menghubungkan suatu kelompok sosial dengan makhluk spiritual atau lambang. Totem seringkali berupa hewan atau tumbuhan, terkadang berupa fitur atau objek alam. Anggota kelompok memperlakukannya sebagai leluhur, pelindung, atau kerabat. Mereka mungkin dilarang membunuh atau memakannya. Totem menandai identitas. Totem memberi tahu orang-orang siapa mereka dan kepada siapa mereka termasuk.
Istilah ini berasal dari kata Ojibwe odoodem, yang berarti kelompok kekerabatan. Para antropolog awal seperti James Frazer dan Émile Durkheim menganggap totemisme sebagai tahapan universal dalam agama. Pandangan itu sekarang ditolak. Totemisme bukanlah satu sistem, melainkan banyak, dan muncul dalam masyarakat dengan struktur yang sangat berbeda. Yang mereka miliki bersama adalah hubungan simbolis antara kelompok sosial dan jenis alam. Totem bukan hanya maskot. Ini adalah cara untuk memetakan masyarakat ke alam.
Fitur umum
- Hewan, tumbuhan, atau objek tertentu sebagai lambang.
- Larangan membunuh atau memakan totem tersebut.
- Keanggotaan klan atau garis keturunan terkait dengan totem.
- Ritual yang menghormati atau memanggil totem.
Totemisme tetap ada dalam bentuk-bentuk modern. Tim olahraga, hewan nasional, dan lambang keluarga membawa jejak logika yang sama.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment