Ucapan telegrafis adalah tahap awal produksi bahasa di mana anak-anak berbicara dalam frasa pendek dan kaya isi yang menghilangkan sebagian besar kata fungsi dan infleksi. Biasanya muncul antara usia sekitar delapan belas dan tiga puluh bulan.
Ungkapan seperti “lebih banyak jus,” “ayah ayo,” atau “truk besar” menyampaikan makna yang jelas tanpa menggunakan kata sandang, kata kerja bantu, dan akhiran tata bahasa. Kosakata dan pemahaman konseptual anak berkembang pesat; sistem tata bahasa masih dalam tahap pembentukan. Orang tua dan pengasuh sering kali memperluas ungkapan singkat ini menjadi kalimat lengkap, memberikan model sintaksis orang dewasa secara implisit.
Tahap ini dinamakan demikian karena kemiripannya dengan gaya ringkas telegram, yang juga menghilangkan kata-kata yang tidak penting untuk menghemat biaya. Ini adalah ciri universal perkembangan bahasa yang khas dan secara bertahap digantikan oleh kalimat yang lebih panjang dan lebih lengkap tata bahasanya. Gaya bicara telegrafis yang terus berlanjut melebihi usia yang diharapkan dapat menjadi tanda keterlambatan perkembangan bahasa.
Dua atau tiga kata isi, yang diucapkan dengan penuh maksud, memuat beban komunikasi pada tahap awal ini.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment