EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🚁 Fotografi Udara

Fotografi yang diambil dari udara, seringkali menggunakan drone.

Fotografi Udara

Foto udara pertama diambil dari balon udara panas pada tahun 1850-an. Seorang fotografer bernama Nadar melayang di atas Paris dengan kamera dan tenda kamar gelap, mengabadikan kota dari atas. Saat ini, drone melakukan pekerjaan yang sama dengan biaya yang jauh lebih murah. Fotografi udara adalah praktik pengambilan gambar dari udara, melihat ke bawah ke lanskap, bangunan, dan orang-orang dari perspektif yang jarang dilihat oleh mata manusia.

Drone telah mengubah bidang ini. Seorang fotografer dapat menerbangkan quadcopter, membidik gambar di layar ponsel, dan mendaratkannya dalam hitungan menit. Tetapi ketinggian bukanlah satu-satunya variabel. Sudut pengambilan gambar juga penting: lurus ke bawah untuk peta, miring untuk konteks arsitektur, rendah dan dekat untuk pengungkapan yang dramatis. Helikopter dan pesawat kecil masih berguna ketika jangkauan dan muatan menjadi pertimbangan penting. Peraturan bervariasi di setiap negara, dan banyak tempat memerlukan lisensi, registrasi, dan batasan ketinggian.

Penggunaan umum

Citra udara terbaik bukan hanya diambil dari ketinggian. Citra tersebut menggunakan ketinggian untuk mengungkapkan pola, skala, atau hubungan yang tidak terlihat dari permukaan tanah.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment