Eksponen menunjukkan berapa kali suatu bilangan dasar dikalikan dengan dirinya sendiri. Dalam 2³, bilangan dasarnya adalah 2 dan eksponennya adalah 3, sehingga 2 × 2 × 2 = 8. Ekspresi tersebut dibaca sebagai "dua pangkat tiga" atau "dua pangkat tiga".
Eksponen mengikuti aturan. Saat mengalikan pangkat dengan basis yang sama, jumlahkan eksponennya: 2³ × 2² = 2⁵. Saat memangkatkan suatu bilangan dengan bilangan lain, kalikan: (2³)² = 2⁶. Eksponen negatif berarti kebalikan: 2⁻³ = 1/8. Eksponen pecahan berarti akar: 2^(1/2) = √2.
Eksponen muncul dalam notasi ilmiah, bunga majemuk, pertumbuhan penduduk, dan peluruhan radioaktif. Eksponen memampatkan angka besar dan kecil menjadi bentuk yang mudah dikelola. Konsep ini meluas ke eksponen riil dan kompleks melalui fungsi eksponensial dan logaritmik. Eksponen merupakan salah satu notasi yang paling berguna dalam matematika.
- Menunjukkan perkalian berulang
- Aturan untuk mengalikan dan membagi pangkat
- Eksponen negatif menghasilkan kebalikan.
- Digunakan dalam notasi ilmiah dan model pertumbuhan.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment