Speedometer memberi tahu pengemudi seberapa cepat kendaraan bergerak. Kedengarannya sederhana. Namun, menjaga keakuratannya tidaklah mudah. Ukuran ban, rasio gigi, dan penggerak akhir semuanya memengaruhi pembacaan.
Speedometer awal bersifat mekanis. Kabel yang diputar oleh transmisi menggerakkan magnet di dalam sebuah wadah, dan gesekan tersebut menggerakkan jarum. Desain itu mendominasi sebagian besar abad ke-20. Speedometer elektronik saat ini mengambil sinyal dari sensor kecepatan kendaraan dan menampilkannya pada pengukur motor stepper atau layar digital.
Mengapa speedometer menunjukkan kecepatan lebih tinggi?
- Produsen memasukkan kesalahan positif kecil untuk menghindari tanggung jawab hukum.
- Peraturan Eropa mengharuskan speedometer tidak pernah menunjukkan angka yang lebih rendah dari sebenarnya.
- Ban yang aus memiliki diameter yang lebih kecil, yang meningkatkan pembacaan.
- Ukuran velg aftermarket dapat menyebabkan kalibrasi menjadi tidak akurat.
Aplikasi GPS sering kali menunjukkan kecepatan yang lebih rendah daripada yang ditampilkan di dasbor. Itu normal, bukan kerusakan. Speedometer yang menunjukkan angka nol saat mengemudi, atau berkedip liar, biasanya menunjukkan sensor kecepatan yang rusak atau kabel yang putus. Di sebagian besar tempat, speedometer yang tidak berfungsi merupakan kegagalan inspeksi.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment