Narkolepsi adalah gangguan tidur yang ditandai dengan rasa kantuk berlebihan di siang hari dan serangan tidur yang tiba-tiba dan tidak terkendali. Penderita kondisi ini mungkin tertidur di waktu yang tidak tepat—saat berbicara, saat mengemudi, atau di tengah aktivitas.
Banyak juga yang mengalami katapleksi, yaitu hilangnya tonus otot secara tiba-tiba yang dipicu oleh emosi yang kuat, dan beberapa mengalami kelumpuhan tidur atau halusinasi hipnagogik yang jelas di ambang tidur. Gangguan ini dikaitkan dengan hilangnya neuron di hipotalamus yang menghasilkan neurotransmiter hipokretin (oreksin), yang membantu menjaga kewaspadaan. Gejala biasanya muncul pada masa remaja atau dewasa muda.
Diagnosis didasarkan pada riwayat tidur, polisomnografi semalaman, dan tes latensi tidur multipel yang mengukur seberapa cepat seseorang memasuki tidur REM selama tidur siang. Pengobatan meliputi obat stimulan untuk meningkatkan kewaspadaan, obat yang mengurangi katapleksi, dan strategi perilaku seperti tidur siang terjadwal. Narkolepsi adalah penyakit seumur hidup, namun gejalanya seringkali dapat dikelola dengan cukup baik sehingga memungkinkan untuk bekerja dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
Ketika batas antara keadaan terjaga dan tidur menjadi tidak stabil, narkolepsi adalah ekspresi klinis dari ketidakstabilan tersebut.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment