EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🍕 Gangguan Makan Berlebihan

Episode makan berlebihan yang signifikan diikuti oleh kesedihan, rasa jijik, atau rasa bersalah.

Gangguan Makan Berlebihan

Gangguan makan berlebihan (binge-eating disorder) ditandai dengan episode berulang mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dalam periode waktu tertentu, disertai dengan perasaan kehilangan kendali, dan diikuti oleh penderitaan. Tidak seperti bulimia, episode makan berlebihan ini tidak secara teratur diimbangi dengan pembersihan (purging), puasa, atau olahraga berlebihan.

Episode-episode tersebut sering terjadi secara pribadi dan ditandai dengan makan lebih cepat dari biasanya, makan hingga kenyang berlebihan, dan makan dalam jumlah besar meskipun tidak lapar secara fisik. Rasa bersalah, jijik, dan depresi biasanya menyusul. Gangguan ini dikaitkan dengan kelebihan berat badan dan obesitas, namun berbeda dari keduanya; banyak orang dengan obesitas tidak mengalami binge eating, dan beberapa orang dengan berat badan normal melakukannya. Ini adalah gangguan makan yang paling umum dalam banyak studi populasi.

Faktor risiko meliputi riwayat diet, pengaruh negatif, dan ciri impulsif tertentu. Pendekatan pengobatan yang terbukti efektif meliputi terapi kognitif-perilaku, psikoterapi interpersonal, dan, dalam beberapa kasus, pengobatan. Tujuannya adalah untuk mengembalikan pola makan teratur, mengurangi frekuensi makan berlebihan, dan mengatasi pemicu emosional yang mendahuluinya.

Gangguan makan berlebihan bukanlah kegagalan kemauan. Ini adalah kondisi kejiwaan yang diakui dan dapat diatasi dengan intervensi yang tepat.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment