Konsumsi adalah tindakan menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi keinginan. Ini adalah langkah terakhir dalam rantai ekonomi. Sebuah sandwich yang dimakan, sebuah film yang ditonton, sebuah tempat potong rambut. Tanpa konsumsi, tidak ada gunanya produksi. Dalam neraca nasional, konsumsi adalah komponen terbesar dari PDB di sebagian besar negara.
Para ekonom membagi konsumsi menjadi barang tahan lama (mobil, peralatan rumah tangga), barang tidak tahan lama (makanan, pakaian), dan jasa (perawatan kesehatan, pendidikan). Komposisi tersebut berubah seiring meningkatnya pendapatan. Rumah tangga miskin menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk makanan dan perumahan. Rumah tangga yang lebih kaya menghabiskan lebih banyak untuk jasa dan hiburan.
Konsumsi bukan hanya tentang uang. Konsumsi dibentuk oleh budaya, kebiasaan, dan iklan. Orang membeli barang untuk menunjukkan status, untuk merasa nyaman, atau untuk merasa diterima. Memahami konsumsi berarti memahami anggaran dan perilaku. Itulah mengapa ekonomi dan psikologi sangat tumpang tindih di bidang ini.
Kategori
- Barang tahan lama: awet lebih dari tiga tahun
- Barang tidak tahan lama: cepat habis
- Layanan: pengalaman tak berwujud
- Perumahan: sewa dan sewa tersirat
- Konsumsi pemerintah: layanan publik
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment