Beberapa jenis pertumbuhan alga menjadi cukup lebat sehingga mengubah warna air menjadi merah, cokelat, atau oranye. Peristiwa ini populer disebut pasang merah, meskipun istilah tersebut tidak tepat dan tidak semua pertumbuhan alga berbahaya menghasilkan air berwarna merah. Perubahan warna tersebut berasal dari pigmen tambahan alga, yang seringkali berupa dinoflagellata.
Beberapa spesies penyebab pasang merah menghasilkan racun kuat yang menumpuk di kerang atau membunuh ikan secara langsung. Yang lain hanya mengurangi oksigen saat membusuk. Masyarakat pesisir dapat menutup pantai dan tempat budidaya kerang selama peristiwa besar. Pengayaan nutrisi, air hangat yang stabil, dan keberadaan kista istirahat di sedimen semuanya dapat mendukung perkembangan pasang merah.
Program pemantauan menggunakan mikroskop, uji toksin, dan citra satelit untuk melacak perkembangan alga dan mengeluarkan peringatan publik. Memprediksi waktu dan lokasi pasti terjadinya pasang merah masih sulit karena interaksi kompleks antara biologi dan fisika. Mengurangi polusi nutrisi kronis menurunkan kemungkinan terjadinya peristiwa yang paling parah.
- Ledakan alga yang mengubah warna air
- Sering disebabkan oleh dinoflagellata
- Beberapa spesies menghasilkan racun berbahaya.
- Dipantau untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment