Makna kalimat tidak sepenuhnya menentukan apa yang sebenarnya disampaikan oleh penutur. Pragmatik adalah studi tentang bagaimana konteks, niat, dan interaksi membentuk interpretasi bahasa dalam penggunaannya.
Topik yang dibahas meliputi deiksis, presuposisi, implikatur, tindak tutur, dan kesopanan. Pragmatik menjelaskan bagaimana Bisakah Anda memberikan garamnya? berfungsi sebagai permintaan dan bukan pertanyaan tentang kemampuan. Perbedaan pragmatik lintas budaya menyebabkan kesalahpahaman bahkan ketika tata bahasa yang digunakan sama.
Bidang ini bersumber dari filsafat bahasa, antropologi, dan ilmu kognitif. Pragmatik terapan memberikan informasi penting bagi pengajaran bahasa, penerjemahan, dan desain dialog manusia-komputer. Tanpa inferensi pragmatik, penguraian literal membuat komunikasi menjadi dangkal dan seringkali aneh.
- Studi tentang makna dalam konteks dan interaksi.
- Meliputi implikatur, tindak tutur, dan deiksis
- Menjelaskan makna non-harfiah dan tersirat.
- Sangat penting untuk komunikasi lintas budaya
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment